MENULIS
Menulis merupakan salah satu
hobby saya. Menulis dapat menyalurkan perasaan kedalam sebuah tulisan bahkan
menjadi sebuah cerita, terkadang hobby menulis dapat saya gunakan sebagai
curahan hati ketika saya memendam sebuah perasaan saya akan menulis, bahkan
saya mempublikasikan tulisan saya kedalam blog
pribadi saya.
Menulis juga merupakan salah satu
penyalur kreatifitas daya khayal saya yang tinggi, terkadang saya merasa
bahagia bahkan masuk kedalam peran yang saya sedang ceritakan. Menulis juga
bisa dijadikan sebagai mata pencaharian yaitu menjadi penulis novel, banyak
penulis-penulis sukses di Indonesia diantaranya Buya Hamka, Habiburrahman El
Shirazy, Raditya Dika, Christian Simamora, Bernard Batubara dan banyak lagi.
Saya menyukai
menulis saat saya duduk dibangku SMP. Saat itu saya menyukai seseorang dan saya
tidak mengatakan pada siapapun karena saya takut akan menjadi bahan omongan,
akhirnya saya menulis disebuah buku pelajaran tentang perasaan saya, setelah
itu saya merasa sangat lega.
Dan dari
saat itu, saya selalu menulis apapun yang terjadi pada diri saya, dan akhirnya
terlintas dalam fikiran saya untuk membuat cerita sehari-hari saya menjadi
sebuah cerpen. Pada awalnya saya membuat cerita pendek dan hanya menyimpannya
sendiri, setelah itu saya memberanikan diri untuk memberikannya kepada guru Bahasa Indonesia,
dan ternyata mendapat dukungan positif untuk melanjutkan karya saya.
Saat duduk
dibangku SMA saya menjadi pendengar beberapa teman yang sedang terkena masalah,
dan saya belajar untuk menceritakannya kembali kedalam sebuah tulisan, bahkan
diantara mereka senang karena saya dapat menuliskan cerita mereka kedalam
sebuah tulisan.
Saat duduk
dikelas 10 saya juga mendapatkan nilai tertinggi menulis cerpen disekolah, dan
dari sana kepercayaam diri saya mulai bangkit untuk membuat sebuah novel. Saya banyak
membaca novel dan belajar secara otodidak bagaimana penulisan novel yang
dipakai sipengarang novel yang saya baca.
Dan saat
kuliah saya membuat sebuah novel yang betemakan romance, berceritakan sepasang manusia yang saling
jatuh cinta namun mereka tidak mau mengakui perasaan tersebut hingga pada satu
keadaan mereka terpisah dan tidak bertemu selama 5 tahun, namun mereka masih
saling memikirkan satu sama lain.
Novel ini
belum saya serahkan kepada penerbit manapun, dikarenakan kesibukan kuliah yang
menghambat saya untuk melanjutkan tulisan saya, namun ketika ada waktu luang
saya menulis beberapa bab untuk menyicil deadline yang saya kejar.
MENYANYI
Mencover lagu adalah menyanyikan kembali sebuah lagu
yang sudah pernah dinyanyikan oleh seseorang. Saya menyukai menyanyi bukan
dikarenakan saya memiliki bakat dalam menyanyi, melainkan menyanyi membuat saya
merasa nyaman. Menyanyi juga dapat
menggambar perasaan seseorang, ketika merasa sedih kita akan menyanyikan lagu
yang bernada mellow ketika kita
merasa bahagia biasanya kan kita akan menyanyikan lagu dengan nada yang
menghentak/ Up beat.
Biasanya saya mencover sebuah lagu, lalu akan saya
publikasikan diaccount Soundcloud pribadi. Sebagian orang suka mencover sebuah
lagu dan mempublikasikannya kemedia online tidak sedikit dari mereka yang
sukses dalam bidang bernyanyi diantaranya adalah Justin Bieber dari Amerika,
Raisa dari Indonesia.
Menyanyi membuat perasaan lebih bahagia, dengan
menyanyi kita juga bisa menyalurkan perasaan kita. Menyanyi bahkan bisa
membuat kita menjadi orang yang bahagia
dan santai.
Hobby saya menyanyi juga sering saya salurkan bersama
teman-teman saya, salah satunya adalah pergi ketempat karaoke keluarga. Disana saya
bisa menyanyi semua lagu yang saya inginkan, walaupun suara saya tidak terlalu
bagus namun menyanyi merupakan hal yang paling menyenangkan untuk saya.
Saya dan teman-teman rutin pergi ketempat karaoke
hanya sekedar melepas penat aktifitas sehari-hari, disana kami menyanyi tidak
perduli dengan suara sumbang yang terpenting adalah menikmati hentakan lagu dan
bernyanyi sesuai dengan alur music.
Menyanyi juga dapat mengerti perasaan kita. Salah satunya
bernyanyi sebuah lagu yang sesuai dengan apa yang kita alami, biasanya kita
akan menyanyikan lagu sedih saat perasaan kita sedih.
Menurut ahli kedokteran menyanyi mempunyai manfaat
pada bidang kesehatan diantaranya, menyanyi dapat meningkatkan fungsi saraf,
aktifitas bernyanyi dapat membangkitkan semangat dan menghilangkan stress,
menyanyi juga merupakan olahraga wajah menurut riset kedokteran.
Bahkan untuk Balita sangat dianjurkan untuk menyanyi
karena dapat melatih kecerdasan musical, kecerdasan emosional, dan kecerdasan
verbal.
Untuk penyanyi favorit saya diantaranya adalah Brian
Mcknight, Taylort Swift, Kelly Clarkson, Boyce Avenue, Coldplay. Untuk penyanyi
dalam negeri saya menyukai lagu-lagu dari Glenn Fredly, Tulus, Sandy Sandoro,
Adi Permana, Barry Likumahuwa Project (BLP), Soulvibe dan Adera.
Penyanyi dalam negeri yang saya suka rata-rata
merupakan penyanyi Jazz, saya sangat menyukai music Jazz karena easy listening dan sangat nyaman
didengarkan ketika lelah. Lagu-lagu jazz juga dapat meringankan pikiran. Karena
lagu-lagu jazz sangat santai dan bernada agak pelan.
BERORGANISASI
Berorganisasi menjadi hobby untuk saya semenjak saya
duduk dibangku SMP. Didalam organisasi saya diajarkan bagaimana berfikir kritis
dan demokratis selain itu organisasi juga mengajarkan saya dalam menghapi
banyak orang dengan berbagai sifat.
Saat saya duduk dibangku SMP saya mengikuti
organisasi paskibra, saat itu saya belum mengerti apa-apa mengenai organisasi. Namun
Paskibra mengajarkan saya bagaimana menghadapi suatu masalah, pada awalnya saya
tidak terbiasa dengan berfikir kritis karena ini adalah pengalaman pertama
saya. Namun lama –kelamaan saya mulai bisa menghadapi suatu masalah.
saat memasuki SMA saya mengikuti OSIS, Teater, GANAS
(Gerakan Anti Narkoba dan Aids) dan Putera-I Kartini Bekasi. Namun menurut saya
pengalaman paling berharga yaitu mengikuti Teater karena teater sangat
mengajarkan kepada anggotanya yaitu solidaritas dalam pertemanan tidak
memandang senior atau junior. Teater juga mengajarkan saya belajar untuk selalu
menyediakan planning A dan B sehingga sekali waktu terjadi kendala kita dapat
mengatisipasinya secara cepat dan tepat. Diteater saya juga diajarkan bagaimana
menghayati suatu peran, tidak hanya sekedar itu saya juga diajarkan
pengendalian emosional. Dan menurut saya sangat bermanfaat.
Lalu saya mengikuti GANAS (Gerakan Anti Narkoba dan
Aids). Organisasi ini dibentuk oleh pemerintah kota Bekasi untuk memerangi Narkoba dan Aids. Ganas memberikan
penyuluhan pada siswa-siswi disekolah.
Setelah itu saya mengikuti Putra-I Kartini, ini
adalah kontes dibawah naungan abang-mpok Bekasi. Contest ini melatih kepercayaan
diri saya ketika tampil didepan umum dan juga melatih bagaimana cara bersikap. Walaupun
tidak memenangkan kontes ini, saya merasa senang karena mendapat banyak ilmu
dalam acara ini.
Saat memasuki bangku kuliah saya mengikuti Badan
Eksekutif MAhasiswa atau yang biasa disingkat dengan BEM. Dan kebetulan saya
menjadi Ketua BEM Fakultas Bisnis dan Kewirausahaan Kalimalang untuk periode
2013/2014. Saya berharap dalam masa kepemimpinan saya, saya dapat mendapat
pelajaran positive.
Setiap organisai yang saya ikuti memberikan pelajaran
positive tentang melatik kepercayaan diri, Manner,
dan juga melatih cara berfikir saya. Selain itu didalam organisasi juga diajarkan
mempercayai satu sama lain.
Banyak orang salah menanggapi mengenai organisasi,
mereka berfikiran bahwa organisasi menyita waktu mereka, tanpa mereka sadari
mereka membuang kesempatan belajar secara gratis melalui sebuah organisasi.
Manfaat organisasi tidak hanya bermanfaat untuk saat
ini tapi bermanfaat sampai nanti kita memasuki didunia kerja, karena saat kita
memasuki dunia kerja kita akan merasakan bagaimana harus bersikap dan
bertindak.
Mendesign
Pakaian.
Saya menyukai mendesign pakaian semenjak SD, namun
saya lebih sering melatih gambar saya semenjak duduk dibangku kelas 12. Saya menyukai
menggambar pakaian karena mendesign pakaian sangat menyenangkan. Kita dapat
menentukan pakaian apa yang ingin kita buat sesuai kreatifitas kita.
Saya tidak begitu banyak pengalaman dari mendesign
pakaian, karena saya hanya menggambar secara otodidak. Terkadang terlintas
untuk mengikuti kelas Design namun sayangnya jadwal kuliah sangat menentang
niat saya tersebut.
Saat kelas 5 SD saya membaca majalah tante saya yaitu
COSMOGIRL. Saat itu saya membaca tentang Jakarta Fashion Week yaitu acara
terbesar fashion yang diselenggarakan sekali dalam setahun. Saat itu saya
melihat pakaian-pakaian yang indah dan unik, saat itu saya berfikir bagaimana
designer pemilik baju-baju tersebut membuat pakaian yang cantik dan unik.
Dan akhirnya saya mencoba menggambar, pada awal
pertama saya mencoba, gambar saya sangat jauh saat saya bandingkan dengan
pakaian yang ada dimajalah. Gambar saya sangat abstract. Dan akhirnya pada saat itu saya menyerah.
Lalu saat saya duduk dibangku SMA, saya kembali
menonton video pergelaran Jakarta Fashion Week tidak hanya itu saya juga menonton
video Paris Fashion Week. Lalu saya kembali belajar namun gambar saya tidak
bagus masih sama saat saya duduk dibangku kelas 5 sd. Lalu saya melihat
tutorial cara membuat desain pakaian diyoutube dan saya belajar dari youtube
dan juga melihat inspirasi-inspirasi model jaman sekarang.
Sekarang saya sering melatih mendesain pakaian, dan
sekarang saya sedang belajar cara mendesain sebuah sepatu. Saya menyukai
mendesain sepatu karena menonton sebuah film yaitu PS I Love You. Saya begitu kagum saat melihat sang tokoh utama
mendesain sebuah sepatu dan membuat sepatu yang cantik untuk dirinya dan
akhirnya ia sukses sebagai dessainer sepatu. Lalu saya mencoba-coba menggambar
sepatu melalui tutorial video, menurut saya belajar melalui youtube cukup
efektif untuk pemula dan sangat murah.
Namun saya tidak terlalu fokus pada hobby saya yang
satu ini, karena saya lebih menyukai menulis. Hobby ini hanya saya lakukan
ketika saya sedang ingin mendesain sebuah pakaian. Dan desain-desain yang saya
buat tidak pernah terealisasikan menjadi sebuah pakaian yang nyata karena
dibutuhkan budget yang besar untuk merealisasikannya, dan juga penjahit yang
handal agar pakaian yang dihasilkan sesuai dengan desain yang kita gambar,
namun menjadi nilai plus jika kita bisa menjahit sendiri, setidaknya kita bisa
menjahit pakaian yang kita inginkan sesuai dengan apa yang digambar. Namun suatu
saat saya bercita-cita mempunyai butik hasil karya saya.
Membaca novel
Hobby saya yang satu ini bersangkutan dengan hobby
saya menulis. Saya menyukai membaca novel saat saya duduk dibangku SMA. Saat saya
duduk dibangku SD saya merasa bingung kenapa begitu banyak orang membaca buku
yang sangat tebal dan tidak bergambar, maklum saat itu saya lebih menyukai
komik-komik yang ada dimajalah bobo. Majalah bobo sendiri adalah nama majalah anak-anak yang sangat
terkenal pada zaman saya masih duduk dibangku SD. Pada awalnya saya merasa
membaca novel merupakan hal yang membosankan, membaca ribuan kata yang
jelas-jelas tidak menarik, tidak bergambar dan tentu saja melihat halaman yang
sangat tebal membuat hati seorang anak SD malas. Membaca dua halaman saja sudah
membuat saya mengantuk.
Namun sejak duduk dibangku SMP saya berlangganan
sebuah majalah yaitu majalah gaul, saya membaca setiap halaman dan tibalah pada
suatu halaman yaitu halaman cerita pendek. Walaupun agak sedikit malas saya
membacanya, ternyata cerita pertama yang say abaca ini sangat menyenangkan. Lalu
setiap minggu saya selalu menunggu majalah tersebut terbit agar saya dapat
membaca cerita pendek yang ada dihalaman tengah. Lalu saya mengganti langganan
majalah saya yaitu dengan majalah story. Majalah story sendiri berisi tentang
kumpulan-kumpulan cerita pendek, mulai dari berbagai kisah percintaan, horror,
dan juga action. Dari saat itu saya senang membaca cerita-cerita pendek yang
ada disetiap majalah.
Suatu hari saya pergi ketoko buku bersama seorang
teman. Saya melihat ia memborong begitu banyak novel ditangannya. Tentu saja
saya bertanya untuk apa novel-novel besar tersebut, ia mengatakan dengan ringan
untuk dibaca. Saya heran mengapa ia begitu menyukai membaca buku tebal. Akhirnya
saya bertanya padanya novel apa yang bagus untuk dibaca, akhirnya ia memilihkan
sebuah buku dari Ilana Tan yang berjudul Winter
in Tokyo. Saya melihat tebalnya buku, namun saya berprinsip dari awal
membeli buku tersebut, saya harus membaca novel ini. Akhirnya saya memaksakan
untuk membaca novel tersebut, dan ternyata alur cerita yang disajikan sang
penulis sangat bagus dan menyedihkan membuat saya penasaran bagaimana akhir
cerita novel tersebut. Karena novel ini berseri saya mencicil membeli novel
seri berikutnya, diantaranya Summer in Seoul, Spring in London dan Autumn in
Paris. Dari saat ini saya menyukai membaca novel. Beberapa diantaranya penulis
favorit saya adalah Ilana Tan, Bernard Batubara, Christian Simamora, dan Dewi
Dee.





.jpg)

