Senin, 06 Januari 2014

Hobby Membaca Novel

Hobby saya yang satu ini bersangkutan dengan hobby saya menulis. Saya menyukai membaca novel saat saya duduk dibangku SMA. Saat saya duduk dibangku SD saya merasa bingung kenapa begitu banyak orang membaca buku yang sangat tebal dan tidak bergambar, maklum saat itu saya lebih menyukai komik-komik yang ada dimajalah bobo. Majalah bobo sendiri  adalah nama majalah anak-anak yang sangat terkenal pada zaman saya masih duduk dibangku SD. Pada awalnya saya merasa membaca novel merupakan hal yang membosankan, membaca ribuan kata yang jelas-jelas tidak menarik, tidak bergambar dan tentu saja melihat halaman yang sangat tebal membuat hati seorang anak SD malas. Membaca dua halaman saja sudah membuat saya mengantuk.

Namun sejak duduk dibangku SMP saya berlangganan sebuah majalah yaitu majalah gaul, saya membaca setiap halaman dan tibalah pada suatu halaman yaitu halaman cerita pendek. Walaupun agak sedikit malas saya membacanya, ternyata cerita pertama yang say abaca ini sangat menyenangkan. Lalu setiap minggu saya selalu menunggu majalah tersebut terbit agar saya dapat membaca cerita pendek yang ada dihalaman tengah. Lalu saya mengganti langganan majalah saya yaitu dengan majalah story. Majalah story sendiri berisi tentang kumpulan-kumpulan cerita pendek, mulai dari berbagai kisah percintaan, horror, dan juga action. Dari saat itu saya senang membaca cerita-cerita pendek yang ada disetiap majalah.

Suatu hari saya pergi ketoko buku bersama seorang teman. Saya melihat ia memborong begitu banyak novel ditangannya. Tentu saja saya bertanya untuk apa novel-novel besar tersebut, ia mengatakan dengan ringan untuk dibaca. Saya heran mengapa ia begitu menyukai membaca buku tebal. Akhirnya saya bertanya padanya novel apa yang bagus untuk dibaca, akhirnya ia memilihkan sebuah buku dari Ilana Tan yang berjudul Winter in Tokyo. Saya melihat tebalnya buku, namun saya berprinsip dari awal membeli buku tersebut, saya harus membaca novel ini. Akhirnya saya memaksakan untuk membaca novel tersebut, dan ternyata alur cerita yang disajikan sang penulis sangat bagus dan menyedihkan membuat saya penasaran bagaimana akhir cerita novel tersebut. Karena novel ini berseri saya mencicil membeli novel seri berikutnya, diantaranya Summer in Seoul, Spring in London dan Autumn in Paris. Dari saat ini saya menyukai membaca novel. Beberapa diantaranya penulis favorit saya adalah Ilana Tan, Bernard Batubara, Christian Simamora, dan Dewi Dee.


0 komentar:

Posting Komentar