Nama : Fadhila Rahma
Kelas : 3DA02
NPM : 42212613
ANALISIS RASIO KEUANGAN MENURUT BUKU
“MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN UNTUK UKM DENGAN
MICROSOFT EXCEL” karya Johan Arifin
ANALISIS RASIO KEUANGAN
Analisis laporan keuangan
memerlukan ukutan yang biasa disebut dengan istilah rasio. Rasio memiliki
pengertian alat yang dinyatakan dalam arithmetical
terms yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan dua macam data finansial.
Terdapat banyak rasio analisis yang dapat dibuat menurut kebutuhan penganalisa.
Namun secara umum dalam beberapa literatur menjadi 4 kelompok bagian yaitu :
Ø Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban
finansal jangka pendek. Rasio likuiditas dapat dihitung berdasarkan informasi
modal kerja dari pos-pos aktiva lancar. Beberapa jenis rasio Likuiditas dan rumus
perhitungannya dijelaskan berikut ini:
Ø Current Ratio
Current Ratio digunakan untuk
mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban yang harus segera
dipenuhi dengan aktiva lancar yang dimilikinya. Rumus untuk menghitung Current
Ratio sebagai berikut :
KEWAJIBAN LANCAR
Ø Cash Ratio atau Ratio of Immediate Solvency
Cash ratio digunakan untuk
mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban yang harus segera
dipenuhi dengan kas yang tersedia dan efek (surat berharga) yang dapat segera
dicairkan. Rumus utuk menghitung Cash Ratio sebagi berikut:
CASH
RATIO : KAS – EFEK
Ø Quick Ratio atau Acid Test Ratio
Quick Ratio digunakan
untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban yang harus segera
dipenuhi dengan aktiva lancar yang lebih
likuid (liquid asset) Rumus untuk menghitung Quick Ratio sebagi berikut :
KEWAJIBAN
LANCAR
Ø Working Capital to Total Assets Ratio
Working Capital to Total
Assets Ratio digunakan untuk mengukur likuiditas dari total aktiva dan posisi
modal kerja (NETO) :
Jumlah
Aktiva
Ø RASIO LAVERAGE
Rasio Laverage (Rasio Hutang)
rasio ini digunakan untuk mengukut seberapa jauh aktiva. Perusahan dibiayai
dengan hutang atau dibiayai oleh pihak luar. Data yang digunkan untuk analisis
laverage adalah neraca dan laporan laba rugi. Rasio laverage diantaranya
sebagai berikut :
Ø Total Debt to Equity Ratio
Total debt to equity ratio
digunakan untuk mengukur bagian setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan
jaminan untuk keseluruhan kewajban atau hutang. Rumus untuk menghitung total debt to equity sebagai
berikut :
Jumlah
Modal Sendiri
Ø Total Debt to Total Capital Assets
Totaal Debt to total capital
assets digunakan untuk mengukur bagian aktiba yang digunakan untuk menjamin
keseluruhan kewajiban atau hutang. Rumus untuk menghitungnya sebagai berikut :
Total Debt To Total
Capital Assets : Kewajiban lancar - Kewajiban Jk Panjang
Ø Inventory Turnover
Inventory Turnover digunakan
untuk mengukur kemampuan dana yang tertanam dalam persediaan yang berputar pada
suatu periode tertentu atau likuiditas dari persediaan dan tendensi adanya
overstock. Rumus untuk menghitungnya adalah sebagi berikut:
Persediaan
Rata- Rata
Ø Average Day’s Inventory
Average Day’s Inventory digunakan untuk mengukur periode
hari rata-rata persediaan barang daganangan berada digudang perusahaan. Rumus untuk
menghubunginya adalah sebagai berikut :
Harga
Pokok Penjualan
Ø Working Capital Turn Over
Working Capital Turn Over
digunakan untuk mengukur kemampuan modal kerja (neto) yang berputar pada suatu
periode siklus kas yang terdapat diperusahaan dihitung dengan rumus sebagai
berikut :
Aktiva Lancar - Kewajiban Lancar
0 komentar:
Posting Komentar