Wawasan Nusantara
Wawasan nusantara
terdiri dari kata dasar yaitu wawas yang berarti penglihatan atau pandangan dan
cara pandang, nusa
berarti pualu-pulau dan antara yang berarti berada ditengah pulau.
Menurut wikipedia wawasan
nusantara sendiri adalah sikap bangsa Indonesia mengenai
diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam
pelaksanannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai
kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.
paham kekuasaan dan Teori Geopolitik
A.
Paham Machiavelli
Paham ini mengajarkan tentang menghalalkan segala cara
untuk mendapatkan kemerdekaan., untuk
mempertahankannya sifat adu domba dianggap sah dan paham ini mengakarkan siapa yang kuat maka dia lah
yang menang.
B.
Paham Kaisar Napoleon
Bonaparte
Perang dimasa depan merupakan
perang total dan harus memiliki kekuatan pada sosial, politi dan IPTEK.
C.
Paham Jenderal Clausewitz.
Paham ini mengatakan bahwa
peperangan dianggap sah sah saja untuk mencapai kesehjateraan dan tujuan
nasional salah satu contohnya adalah perang dunia pertama dengan kekalahan oleh
Rusia.
D.
Paham Fuerback dan Hegel
Ukuran keberhasilan ini
berdasarkan kemakmuran ekonomi terutama emas, darimaka itu columbus sering
melakukan pencarian emas.
E.
Paham Lenin ( Abad XIX )
Paham ini mengatakan bahwa
kelanjutan politik dengan pertumpahan darah.
Teori
– Teori Geopolitik
Geopolitik berasal dari kata
geo atau bumi, sedangkan politik berarti kekuatan yang berdasarkan pada
pertimbangan “dasar dalam menentukan alternatif kebijaksanaan dasar nasional
untuk mewujudkan tujuan nasional.
a. Pandangan ajaran
Frederich Ratzel
Pada abad ke 19, untuk pertama kalinya
Frederich Ratzel merumuskan tentang ilmu bumi politik sebagai hasil penelitian
secara ilmiah dan universal (tidak khusus suatu negara).
Pokok
– pokok ajaran Frederich Ratzel adalah :
·
Dalam
hal tertentu pertumbuhan negara dapat dianalogikan dengan pertumbuhan organisme
yang memerlukan ruang lingkup melalui proses :
·
Lahir
– Tumbuh – Berkembang – survive of life, menyusut dan mati.
·
Negara
identik dengan suatu ruang yang ditempati oleh kelompok politik dalam arti
kekuatan, makin luas potensi ruang tersebut, makin memungkinkan kelompok
politik itu tumbuh.
·
Suatu
bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum
alam, hanya yang unggul yang dapat bertahan terus.
·
Semakin
tinggi budaya suatu bangsa, semakin besar ketumbuhan dukungan akan sumber daya
alam yang diperlukan.
b. Pandangan ajaran Rudolf
Kjellen.
Kjellen melanjutkan ajaran Ratzel (Teori
Organisme), jika Ratzel negara “dianalogikan” sebagai organisme maka Kjellen
menyatakan negara adalah suatu organisme yang dianggap sebagai “Prinsip dasar”
Pokok
– pokok ajaran Rudolf Kjellen adalah :
·
Negara
sebagai satuan biologis, suatu organisme hidup yang juga mempunyai intelektual.
·
Tujuan
negara dicapai dengan ruangan yang luas untuk pengembangan secara bebas
kemampuan rakyatnya.
·
Negara
merupakan sistem politik atau pemerintahan yang meliputi bidang :
·
Geopolitik,
ekonomi politik, demo politik, sospol dan kratopol. (pol.pem)
·
Negara
tidak harus bergantung dengan sumber pembekalan dari luar tapi harus mampu
berswasembada dan memanfaatkan kemajuan kebudayaan dan teknologi untuk
meningkatkan kekuatan nasionalnya.
c. Pandangan ajaran
karl.haushofer.
Pokok-pokok
ajaran Haushofer (menganut ajaran Kjellen) adalah:
·
Kekuasaan
Imperium Daratan yang kompak akan dapat mengejar kekuasaan Imperium Maritim
untuk menguasai pengawasan di laut.
·
Beberapa
negara besar di dunia akan timbul dan akan menguasai:
Eropa,Afrika
dan Asia Barat (Jerman dan Itali) serta Jepang di Asia Timur Raya.
·
Geopolitik
ialah doktrin negara yang menitik beratkan pada soal-soal strategi perbatasan
,ruang,ruang hidu bangsa dan tekanan-tekanan kekuasaan dan sosial yang rasial
mengharuskan pembagian baru dari kekayaan alam di dunia .
(Geopolitik
adalah landasan dari tindakan politik dalam perjuangan kelangsungan hidup untuk
memdapatkan ruang hidupnya).
d. Pandangan Ajaran
Sir Halford Mackinder.
Ahli
Geopolitik ini menganut konsep kekuatan ,yaitu: kekuatan di Darat (wawasan
benua) ,ajarannya adalah:
·
Barang
siapa dapat menguasai daerah jantung yaitu: Eurasia (Eropa dan Asia) akan dapat
menguasai pulau dunia yaitu Eropa,Asia,dan Afrika, barang siapa dapat menguasai
pulau di dunia akhirnya dapat mengusai dunia.
e.
Pandangan Ajaran Sir Wartel Raleigh dan Alfred Thyer Mahan .
Kedua
ahli ini mempunyai gagasan tentang kekuatan di lautan [wawasan Bahari]
·
Barang
siapa yang mengusai lautan akan mengusai perdangan Mengusai perdagangan berarti
mengusai kekayaan dunia ,sehingga akhirnya menguasai Dunia
f.
Pandangan Ajaran W.Mitchel A.Saversky ,Giulio Douhet ,dan John Frederik
Charles Fuller
Keempat
ahli mempunyai gagasan tentang kekuatan di udara (wawasan dirgantara)
·
Kekuatan
udara mempunyai daya tangkis terhadap ancaman yang dapat di andalkan dan
melumpuhkan kekuatan lawan dengan penghancuran di kandang lawan itu sendiri
agar tidak mampu bergerak menyerang.
g.
Pandangan ajaran Nicholas J. Spykman
Ajarannya
menghasilkan Teori Daerah Batas (Rimland) yaitu Wawasan Kombinasi,
menggabungkan kekuatan Darat, Laut & Udara, sesuai dengan keperluan &
kondisi suatu negara.
0 komentar:
Posting Komentar